3. iPhone 3GS (2009)

Apple Merilis iPhone 3GS (2009): Performa Lebih Cepat dengan Kamera yang Lebih Baik
Pada 19 Juni 2009, Apple merilis iPhone 3GS sebagai penerus iPhone 3G. Huruf “S” dalam namanya mengacu pada “Speed” (kecepatan), karena perangkat ini memiliki peningkatan performa yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Selain itu, peningkatan kamera dan kapasitas penyimpanan menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman iPhone yang lebih baik.
Spesifikasi iPhone 3GS (2009)
Apple iPhone 3GS membawa berbagai peningkatan, di antaranya:
- Layar: 3,5 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel (165 ppi), teknologi layar sentuh kapasitif multitouch.
- Prosesor: ARM Cortex-A8 600 MHz.
- RAM: 256 MB.
- Penyimpanan: Tersedia dalam varian 8GB, 16GB, dan 32GB (tanpa slot microSD).
- Kamera Belakang: 3 MP dengan autofokus dan perekaman video VGA @30fps.
- Kamera Depan: Tidak tersedia.
- Sistem Operasi: iPhone OS 3 (dapat diperbarui hingga iOS 6.1.6).
- Jaringan: 3G (UMTS/HSDPA), EDGE, GSM.
- Konektivitas: Wi-Fi 802.11b/g, Bluetooth 2.1, dan port 30-pin untuk pengisian daya serta transfer data.
- Baterai: Kapasitas 1219 mAh, mampu bertahan hingga 5 jam waktu bicara pada jaringan 3G dan 300 jam dalam mode standby.
Ketahanan Baterai
Meskipun kapasitas baterainya tidak jauh berbeda dari iPhone 3G, Apple mengoptimalkan daya tahan baterai pada iPhone 3GS dengan rincian sebagai berikut:
- Waktu bicara hingga 5 jam pada jaringan 3G dan 12 jam pada jaringan 2G (GSM).
- Browsing internet hingga 5 jam melalui 3G dan hingga 9 jam melalui Wi-Fi.
- Pemutaran video hingga 10 jam.
- Pemutaran musik hingga 30 jam.
Seperti generasi sebelumnya, baterai iPhone 3GS juga tidak dapat dilepas.
Harga iPhone 3GS (2009)
Saat pertama kali dirilis, iPhone 3GS dijual dengan harga:
- 16GB: $199 (sekitar Rp2.000.000 dengan kurs tahun 2009)
- 32GB: $299 (sekitar Rp3.000.000 dengan kurs tahun 2009)
Apple juga tetap menjual iPhone 3G dengan harga yang lebih rendah sebagai opsi yang lebih terjangkau.
Kesimpulan
Dengan peningkatan kecepatan, kamera yang lebih baik, dan kemampuan merekam video, iPhone 3GS menjadi salah satu iPhone paling sukses pada masanya. Meskipun desainnya masih mirip dengan iPhone 3G, performanya yang lebih cepat dan daya tahan baterai yang lebih baik membuatnya menjadi pilihan populer bagi pengguna yang menginginkan pengalaman iPhone yang lebih responsif dan serbaguna.
4. iPhone 4 (2010)

Apple Merilis iPhone 4 (2010): Desain Premium dengan Layar Retina
Pada 7 Juni 2010, Apple memperkenalkan iPhone 4 di ajang WWDC (Worldwide Developers Conference), dan mulai tersedia di pasaran pada 24 Juni 2010. iPhone 4 hadir dengan perubahan desain yang signifikan serta berbagai fitur baru yang menjadikannya salah satu perangkat paling berpengaruh dalam sejarah smartphone.
Spesifikasi iPhone 4 (2010)
Apple iPhone 4 membawa sejumlah peningkatan besar dibanding pendahulunya, termasuk:
- Layar: 3,5 inci Retina Display dengan resolusi 640 x 960 piksel (326 ppi), menghasilkan tampilan yang lebih tajam dan jernih.
- Prosesor: Apple A4 (1 GHz Cortex-A8).
- RAM: 512 MB.
- Penyimpanan: Tersedia dalam varian 8GB, 16GB, dan 32GB (tanpa slot microSD).
- Kamera Belakang: 5 MP dengan LED flash, autofokus, dan perekaman video 720p @30fps.
- Kamera Depan: VGA (0,3 MP), mendukung FaceTime.
- Sistem Operasi: iOS 4 (dapat diperbarui hingga iOS 7.1.2).
- Jaringan: 3G (UMTS/HSDPA), GSM/EDGE.
- Konektivitas: Wi-Fi 802.11b/g/n, Bluetooth 2.1, dan port 30-pin untuk pengisian daya serta transfer data.
- Baterai: Kapasitas 1420 mAh, mampu bertahan hingga 7 jam waktu bicara pada jaringan 3G dan 300 jam dalam mode standby.
Ketahanan Baterai
Baterai iPhone 4 mengalami peningkatan dibanding pendahulunya, dengan daya tahan yang cukup baik:
- Waktu bicara hingga 7 jam pada jaringan 3G dan 14 jam pada jaringan 2G (GSM).
- Browsing internet hingga 6 jam melalui 3G dan hingga 10 jam melalui Wi-Fi.
- Pemutaran video hingga 10 jam.
- Pemutaran musik hingga 40 jam.
Meskipun baterai masih tidak dapat dilepas, daya tahannya cukup efisien untuk penggunaan sehari-hari.
Harga iPhone 4 (2010)
Saat pertama kali dirilis, iPhone 4 dijual dengan harga:
- 16GB: $199 (sekitar Rp1.800.000 dengan kurs tahun 2010)
- 32GB: $299 (sekitar Rp2.700.000 dengan kurs tahun 2010)
Harga ini berlaku dengan kontrak operator, sementara harga tanpa kontrak bisa jauh lebih tinggi.
Kesimpulan
Peluncuran iPhone 4 pada tahun 2010 membawa banyak inovasi, termasuk layar Retina Display yang revolusioner, desain bodi kaca dan logam yang lebih premium, serta peningkatan besar dalam kamera. Meskipun menghadapi masalah “Antennagate”—di mana pengguna mengalami penurunan sinyal jika memegang perangkat dengan cara tertentu—iPhone 4 tetap menjadi salah satu smartphone paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah Apple.